Namun, perjalanan terduga pelaku diduga tidak berlangsung sesuai rencana. Tidak lama setelah meninggalkan lokasi, kendaraan yang dibawa disebut mengalami kehabisan bahan bakar sehingga terduga pelaku terpaksa mendorong sepeda motor tersebut seorang diri menuju SPBU Pasar Bengkel.
Dari rekaman yang disebut dimiliki keluarga korban, terduga pelaku tiba di SPBU sekitar pukul 02.52 WIB. Saat berada di lokasi, yang bersangkutan diduga tidak memiliki cukup uang untuk membeli bahan bakar.
Menurut keterangan keluarga korban, terduga pelaku kemudian menemukan telepon genggam milik korban yang berada di bagian jok sepeda motor. Ponsel tersebut diduga sempat ditawarkan kepada petugas SPBU sebagai alat tukar untuk mendapatkan bensin. Namun upaya tersebut disebut tidak mendapat tanggapan dari petugas.
Setelah itu, terduga pelaku hanya memiliki uang sekitar Rp6.000 yang kemudian digunakan untuk membeli sedikit bahan bakar agar dapat melanjutkan perjalanan.
Menanggapi kejadian tersebut, Dodi menyayangkan aksi yang diduga dilakukan pelaku. Ia menilai tindakan tersebut tidak hanya merugikan korban, tetapi juga meninggalkan berbagai jejak yang dapat membantu proses penyelidikan.












