Lalu Erlina Saragih mengatakan pada awak media saat mengecek Saldonya ” Padahal saat saya Cek dan gesek di mesin EDC Saldonya masuk dan sudah ditarik semuanya”, pungkas Erlina.
Selanjutnya saat ditanyakan pada Ketua kelompok Dusun II Reni yang Kediamannya sebagai tempat penyaluran dana tersebut, Apakah ada sejumlah KPM yang mengalami pemotongan dana Bansos PKH pada saat penyaluran dan Berapa jumlahnya uang yang dipotong, dan Ketua kelompok telah membenarkan kejadian tersebut.
“Iya benar pak, ada 9 orang KPM yang dipotong langsung oleh bapak itu saat digesek, 3 orang dusun II, 1 orang Dusun III dan sisanya 5 orang Dusun V dan Pendamping PKH HD mengatakan kepada ibu-ibu tersebut mereka tidak berhak lagi mendapatkan dana ini, nanti akan saya kembalikan pada Kas Negara, kalau jumlahnya bervariasi “, sebut Reni.
Lanjutnya, dan dari beberapa KPM yang dipotong bantuannya tidak terima dan sangat marah kepada HD Pendamping PKH tersebut.
“Kami dunia dan akhirat tak terima bantuan kami di potong, dan itu hak kami”, katanya.
Sementara saat ditanyakan permasalahan tersebut pada HD pendamping PKH Kecamatan Tebing Tinggi, pada hari Sabtu (10/4/2021)






