โYang sering menjadi masalah masih banyak wartawan yang belum patuh pada kode etik. Oleh karena itu sekarang, ketika mereka berprinsip untuk taat kode etik, martabatnya pasti akan muncul. Maka pers Sumut akan dapat diandalkan untuk ikut membangun Sumatera Utara,โ ujarnya.
Selain itu, Atal juga mengajak para wartawan, terutama para pengurus PWI Provinsi Sumut agar dapat membangun sinergi yang kuat, mampu menegakkan fungsi kontrol sosial, serta mengedepankan kepentingan masyarakat luas. โWartawan harus membangun sinergi yang kuat dengan tetap menggunakan pena social control. Karena dengan social control, wartawan juga ikut melakukan pembangunan,โ tambahnya.
Dalam rangkaian kegiatan pelantikan tersebut, juga dilakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman tentang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Antara PWI Sumut dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Sumut.
Hadir di antaranya Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari, tokoh masyarakat antara lain Gubernur Sumut ke-17 Tengku Erry Nuradi dan RE Nainggolan, serta tokoh agama Ustaz KH Zulfikar Hajar.












