MEDAN, kedannews.co.id – Ketua PD Permabudhi Sumatera Utara, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B., bersama jajaran pengurus menghadiri perayaan Tri Suci Waisak 2570 TB/2026 yang dirangkaikan dengan Festival Seni Budaya Buddhis 2026 di Lantai 3A Centre Point Mall Medan, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti ribuan tamu undangan dan menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai persaudaraan, toleransi, serta pelestarian seni dan budaya di tengah kehidupan masyarakat yang beragam.
Dalam kesempatan itu, sambutan Ketua PD Permabudhi Sumatera Utara disampaikan oleh Wakil Ketua PD Permabudhi Sumatera Utara, Budi Malem.
Melalui sambutan tersebut, Wong Chun Sen menyampaikan apresiasi kepada PC Permabudhi Medan yang diketuai Otto selaku ketua panitia, Fa Hua Exhibition (Yayasan Karya Lestari Budaya) sebagai penyelenggara, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara dan Centre Point Medan atas dukungan terhadap penyelenggaraan perayaan Waisak dan Festival Seni Budaya Buddhis tahun ini.
Dalam sambutannya, Wong menilai festival tersebut tidak sekadar menjadi ajang pertunjukan seni, tetapi juga memiliki makna penting sebagai sarana mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus memperkuat semangat hidup berdampingan dalam keberagaman.
“Festival Seni Budaya Buddhis ini bukan hanya menjadi ajang pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, menanamkan nilai-nilai kebajikan, toleransi, cinta kasih, dan keharmonisan di tengah masyarakat yang majemuk. Seni dan budaya merupakan warisan luhur yang mampu menjadi jembatan pemersatu antar umat serta memperkuat semangat kebangsaan,” ucapnya.
Ia berharap penyelenggaraan Festival Seni Budaya Buddhis mampu memperkenalkan nilai-nilai universal ajaran Buddha kepada masyarakat luas, seperti kedamaian, kasih sayang, dan kehidupan yang harmonis.
Selain menjadi media edukasi, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperkaya khazanah seni dan budaya di Kota Medan maupun Sumatera Utara serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus melestarikan warisan budaya bangsa.
Wong juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan relawan yang telah mencurahkan tenaga dan waktunya dalam mempersiapkan acara hingga berjalan dengan baik.
“Semoga segala usaha dan kebajikan yang dilakukan menjadi ladang pahala dan membawa manfaat bagi banyak orang,” terangnya.
Menjelang akhir sambutannya, Wong mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta bersama-sama melestarikan seni dan budaya sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia.
“Dengan mengucapkan Namo Buddhāya, Festival Seni Budaya Buddhis 2026 secara resmi kita sambut dan semoga berjalan dengan sukses serta membawa manfaat bagi masyarakat luas,” tutupnya.
Perayaan Tri Suci Waisak dan Festival Seni Budaya Buddhis 2026 menjadi salah satu wujud nyata semangat kebersamaan dalam keberagaman yang terus dijaga di Kota Medan, sekaligus memperkokoh nilai persaudaraan lintas budaya dan agama di Sumatera Utara.












