“Masyarakat harus berhati-hati dengan apapun hal yang dapat memicu terjadinya musibah,” kata Ellya Rosa Siregar.
Berdasarkan keterangan dari BPBD Kabupaten Labuhanbatu, ibu Aroh pada hari Sabtu (13/04) sekitar pukul 13.20 wib pergi mandi ke aliran sungai bilah desa tanjung harapan. Sampai pukul 17.50 wib, saksi Juraidah yang juga anak korban mencari ibunya yang tidak pulang sejak pergi mandi ke sungai. Kemudian juraidah mencari ibunya ke lokasi mandi dan menemukan peralatan mandi korban masih berada di lokasi tersebut namun tidak menemukan korban.
Selanjutnya Juraidah menanyakan keberadaan ibunya kepada warga setempat, dan langsung melaporkan kejadian ini kepada Pemerintah Desa Tanjung Harapan atas kehilangan Ibunya di lokasi kejadian.
Mendapatkan laporan dari Pemerintah Desa dan Warga, Plt. Bupati Labuhanbatu kemudian memerintahkan Kepala BPBD Labuhanbatu Darwin Yusma untuk segera melakukan pencarian korban.
Tim TRC-PB BPBD Labuhanbatu, Babinsa Kodim 0209/LB, Bhabinkamtibmas Polres Labuhanbatu, dan pemerintah desa langsung melakukan pencarian korban. Akhirnya korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa (meninggal) pada hari Minggu (14/04) sekitar pukul 11.00 wib berjarak 2 km dari lokasi kejadian.












