Santri sekarang telah merambah ke berbagai profesi, memiliki macam-macam bahkan mereka menjadi pemimpin negara.
Meski bisa menjadi apa saja santri tidak melupakan tugas utamanya, yaitu menjaga agama itu sendiri. Santri selalu mengedepankan nilai-nilai agama dalam setiap perilakunya, bagi santri agama adalah mata air yang selalu mengaliri inspirasi untuk menjaga dan menjunjung tinggi martabat kemanusiaan.
Menjaga martabat kemanusiaan atau Hifdzun Nafs adalah salah satu tujuan diturunkannya agama di muka bumi (Maqashid Al Syariah). Tidak ada satupun agama yang menyuruh pemeluknya untuk melakukan tindakan yang merusak harkat dan martabat manusia. Sebagai insan yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai agama santri selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
“Santri senantiasa berprinsip bahwa menjaga martabat kemanusiaan adalah esensi ajaran agama apalagi di tengah kehidupan Indonesia yang sangat majemuk, bagi santri menjaga martabat kemanusiaan juga berarti menjaga Indonesia,” tegas Amril menyampaikan amanat Menteri Agama RI.
Giat dilanjutkan pemberian piala kepada pemenang lomba peringatan hari santri 2022 yang memperebutkan piala Plt Bupati Langkat H Syah Afandin SH oleh Sekdakab Langkat kepada Pondok Pesantren Muhammadiyah Kwala Madu sebagai juara umum.












