MEDAN, kedannews.co.id β Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia mencatat anggaran pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Sumatera Utara hampir menyentuh angka Rp1 triliun setiap bulan. Besarnya anggaran tersebut seiring dengan luasnya jangkauan penerima manfaat dan jumlah satuan pelayanan yang telah beroperasi di daerah ini.
Wakil Kepala BGN RI, Sony Sonjaya, mengungkapkan hingga awal Februari 2026, Sumut telah memiliki 1.063 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dari jumlah tersebut, sekitar 950 SPPG telah beroperasi aktif, melayani kurang lebih 2,6 juta penerima manfaat.
βHingga 4 Februari 2026, pelayanan makan bergizi gratis di Sumatera Utara sudah menjangkau 2,6 juta penerima manfaat melalui SPPG yang operasional,β ujar Sony usai menghadiri kegiatan pengarahan dan evaluasi bagi kasatpel, mitra, dan yayasan di Grand Mercure Hotel Medan, Jumat (6/2/2026).
Ia menjelaskan, ratusan SPPG yang beroperasi saat ini juga telah menyerap sekitar 3.000 relawan, yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program MBG di berbagai daerah.
βJika dihitung secara keseluruhan, anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk program MBG di Sumut saat ini hampir mencapai Rp1 triliun per bulan,β jelasnya.
Sony menambahkan, BGN menargetkan seluruh wilayah di Sumatera Utara dapat memiliki SPPG, termasuk daerah kepulauan seperti Nias. Dengan demikian, jumlah penerima manfaat diharapkan terus meningkat, seiring dengan peningkatan kualitas layanan pada tahun 2026.
βKita tidak hanya menambah jumlah SPPG, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanannya,β katanya.












