2. Mengindentifikasi atau Mengenali kriteria keputusan.
Sekiranya kriteria apa yang relavan dalam keputusan sama halnya disebut penyebab masalah. Dalam proses ini kita harus mengenali kriteria keputusan.
Definisi Kriteria yaitu Suatu ukuran yang menjadi dasar penilaian/penetapan sesuatu.
3. Mengalokasikan bobot kriteria.
Pada tahapan ini dari Kriteria Keputusan dialokasikan bobot kriteria untuk memberinya prioritas yang tepat dalam keputusan sebagai besar nilai pengaruh pada masalah.
4. Menyusun Alternatif.
Menyusun daftar sejumlah alternatif sebagai penyelesaian masalah yang dihasilkan dalam kajian dan evaluasi. Setelah menyusun alternatif penyelesaian seluruh alternatif dianalisa agar tepat dan benar hasilnya dengan efektif dan efisien.
5. Menganalisa Alternatif.
Seluruh alternatif yang telah disusun daftarnya dievaluasi kekuatan dan kelemahan pada setiap alternatif sebagai tolak ukur mana yang paling relavan sebagai bentuk penyelesaian. Dengan kerja keras pada penganalisaan dari pilihan-pilihan alternatif untuk mencapai hasil keputusan yang tepat dan benar serta efektif dan efisien. Dengan begitu dari analisa alternatif semuanya harus membentuk pilihan alternatif penyelesaian.






