6. Memilih sebuah alternatif.
Memilih alternatif terbaik dari alternatif yang dianalisa dan dievaluasi dari daftar susunan analisa alternatif agar membentuk penyelesaian masalah. Susunan daftar analisa alternatif yang telah dikaji sebagai keputusan yang relavan dan akan di lakukan menguji keefektifan keputusan.
7. Mengimplementasikan keefektifan keputusan.
Membahas upaya untuk menerapkan keputusan tersebut menjadi tindakan setelah alternatif terbaik dipilih. Maka harus mengimplementasikan alternatif yang terbaik sebagai keefektifan keputusan. Untuk membuktikan apakah alternatif terpilih dapat menyelesaikan masalah tersebut, tidak terlepas dari tindakan serta pengontrolan, makanya harus dievaluasi keefektifan keputusan.
8. Mengevaluasi keefektifan keputusan.
Dalam hal melakukan tindakan kefektifan keputusan, semuanya harus dikontrol dan dievaluasi sebagai pengujian penyelesaian keputusan secara tepat dan benar serta efektif dan efisiensi.
Referensi :
Robbins Coulter (Manajemen) hal 45-49
STIE Bina Karya (Pengantar Manajemen) hal 76-78
Penulis : Aris Harianto, SE., MM






