Langkat, kedannews.com – Keberkahan ramadhan 1443 H menjadi momentum upaya peningkatan kondusifitas dan ekonomi kerakyatan negeri bertuah.
Kesempatan baik itu diambil sebagai langkah cerdas oleh Pelaksana Tugas (Plt) H Syah Afandin.
Peningkatan Kondusifitas
Afandin memediasi dualisme Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F.SPTI-K.SPSI) Kabupaten Langkat.
Antara kubu pimpinan Sejarahta Sembiring dan kubu pimpinan Edi Bahagia Sinuraya.
Belakangan terakhir dualisme kubu ini kerap berselisih.
Masing-masing pimpinan dihadirkan untuk dimediasi Afandin, bertempat di Kantor Bupati Langkat, Stabat, Kamis (7/4/2022).
Edi Bahagia Sinuraya didampingi Sekjen F. SPSI – SPTI Amir Hamzah P Sunda, beserta Wakil Ketua Hendra Surbakti, Wakil Sekretaris Yusril Antoni (Bung Toni) dan mewakili Bendahara Gaga Bangun.
Sementara kehadiran Sejarahta Sembiring didampingin Sekjen F. SPSI – SPTI Safril SH dan Srikandi F. SPSI- SPTI Tika.
Afandin sangat berharap langkah mediasi mampu menengahi perselisihan antara kedua kubu. Sehingga meningkatkan keamanan dan kondusifitas Langkat.
“Saya ingin semuanya sepaham dan sejalan, jangan ada perselisihan, utamakan kekondusifan di lapangan” ungkapnya.












