Politik

Rangkaian Peringatan HPN, Bobby Nasution Ikuti Dialog Kebudayaan dan Paparkan Inovasi Digitalisasi Sandang

×

Rangkaian Peringatan HPN, Bobby Nasution Ikuti Dialog Kebudayaan dan Paparkan Inovasi Digitalisasi Sandang

Sebarkan artikel ini

Menurut Bobby Nasution, kain dari etnis yang ada memiliki makna yang berbeda peruntukannya, ada untuk acara umum, berduka dan lainnya sehingga tidak bisa sembarang dijadikan pakaian karena ada artinya masing-masing. Atas dasar itu saat ini kami tengah mengkonsepkan motif yang bisa dipakai untuk umum tanpa mengurangi nilai kebudayaannya.

“Pengrajin pakaian adat hampir semua bukan berasal dari Kota Medan. Oleh karenanya kita telah meminta Dinas Koperasi UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kota Medan untuk menjalin kolaborasi dengan pengrajin, agar dapat mengembangkan pakaian adat dan menjaga nilai kebudayaan kedepannya,” Ujar Bobby Nasution dihadapan Ketua PWI Pusat Atal S Depari dan Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu.

Bobby Nasution menambahkan Pemko Medan juga memberikan dukungan promosi terkait dengan potensi keunikan dan keunggulan daerah Kota Medan dalam bidang sandang dengan memanfaatkan platform digital untuk pemasarannya.

“Kita juga telah memiliki program kartu kredit pemerintah daerah, dimana ini memberikan kemudahan untuk pelaku UMKM mendapatkan tambahan modal untuk mengembangkan usahanya, tanpa harus menunggu berbulan-bulan. Dengan adanya program ini setiap produk UMKM dipesankan dalam E-Katalog, langsung dibayarkan,” pungkas Bobby Nasution.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *