Tidak hanya sebagai ajang pelestarian budaya melayu, melalui event ini Pemko Medan juga mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya 72 stand UMKM yang ikut memeriahkan acara dengan menjajakan berbagai produk kreatif mulai dari kriya hingga kuliner khas Melayu.
Sementara itu Menteri Pariwisata Republik Indonesia diwakili Plt Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Arditama Nusantara Putra, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Kota Medan beserta seluruh seniman, budayawan, dan komunitas Melayu yang telah berkolaborasi menyelenggarakan Gelar Melayu Serumpun 2026.
“Melalui kolaborasi yang erat, kita kembali menghadirkan sebuah ruang yang mempertemukan budaya, memperkuat identitas bangsa, sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,”ujarnya.
Arditama juga mengungkapkan, terpilihnya kembali Gelar Melayu Serumpun sebagai bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN), menjadi sebuah pencapaian yang sangat membanggakan. Capaian tersebut mencerminkan konsistensi dalam menjaga kualitas penyelenggaraan, memperkuat narasi budaya Melayu, serta menghadirkan dampak nyata bagi pengembangan pariwisata dan perekonomian masyarakat.












