Penurunan kasus aktif ini juga selaras dengan semakin meningkatnya kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Medan. Tertanggal 14 September 2021, pasien yang sembuh sebanyak 238 orang , selang sehari kemudian, 15 September 2021, pasien sembuh sebanyak 183 pasien. Sementara itu untuk data terkait pasien yang dirawat di rumah sakit hingga 15 September 2021 tercatat sebanyak 390 orang. Lalu, pasien yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 1.057 orang, sedangkan pasien yang menjalani isolasi di lokasi isolasi terpusat (isoter) sebanyak 55 orang.
Upaya Bobby Nasution yang terus memperkuat pendataan Covid-19 di Kota Medan dinilai sangat positif pengamat kesehatan dari Universitas Sumatera Utara (USU) Dr dr Delyuzar M Ked (PA) Sp PA (K). βData itu sangat perlu untuk mengambil langkah-langkah selanjutnya dan strategi apa yang dilakukan ke depannya dalam menangani Covid-19. Jadi, data itu harus klop sehingga tidak terjadi perselisihan. Pemko Medan harus selalu dan terus memperkuat data yang ada,β kata Delyuzar.
Selanjutnya, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Medan berharap agar Pemko Medan harus terus aktif melaporkan data jumlah perkembangan konfirmasi Covid-19 dan data yang dilaporkan telah diverifikasi. Delyuzar menilai, terjadinya perselisihan data ini bisa saja terjadi karena standar dan indikatornya berbeda. Jika indikatornya sama, jelansnya, tentu angka kumulatif di Sumut dan Kota Medan sama.












