Henky Rhosidien menambahkan, saat ini BPJS Ketenagakerjaan memfokuskan kepada para pekerja formal.
“Sudah banyak yang menjadi peserta. Sekarang ini menjadi pekerjaan rumah (PR) kami adalah untuk para pekerja informal. Salah satunya adalah para pekerja di komunitas desa. Sehingga, kehadiran pemerintah bisa dirasakan para pekerja di desa. Kami untuk memperluas perlindungan Jaminan Sosial ketenagakerjaan untuk para pekerja di ekosistem desa,” jelasnya.
Henky Rhosidien juga mengatakan BPJS Ketenagakerjaan melihat potensi para pekerja informal sangat besar. Karena pekerja formal di desa-desa sejauh ini belum tersentuh. Melalui program tersebut, BPJS Ketenagakerjaan berkeinginan supaya masyarakat desa, selaku pekerja informal bisa merasakan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Pada kesempatan tersebut, Sekda memberikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan yang sudah memilih Desa Kramat Gajah mewakili Provinsi Sumatera Utara dan Aceh menjadi satu dari 11 desa percontohan.
“Dari jumlah kepala keluarga (KK), yaitu kurang lebih 700 KK, 361 tenaga kerja sudah masuk dalam asuransi ketenagakerjaan Kabupaten Deli Serdang,” kata Sekda.












