Sementara itu, Pemred Tribun Medan Iin Solihin menyampaikan, film “1 CM” ini menceritakan tentang dua kelompok anak-anak yang sedang melakoni permainan tradisional perang-perangan untuk mempertahankan perbatasan sebuah negara yang tidak boleh bergeser bahkan 1 sentimeter pun.
Serunya lagi, kata Solihin, dua kubu ini saling menangkap dan menyerang menggunakan senjata kayu dan bom air.
“Dilatarbelakangi kebhinekaan ras dan agama membuat film edukasi ini sangat tersirat akan nilai nasionalisme. Dalam film ini terlihat bagaimana anak-anak saling menjaga perbedaan yang ada dengan memperjuangkan tujuan yang sama. Film ini nantinya juga akan menampilkan ragam etnis yang ada di Kota Medan,” ungkap Solihin.
Disamping itu, jelas Solihin, nantinya akan ada scene khusus Wali Kota Medan bersama dengan Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu dalam film ini.
“Kami berharap Pak Wali beserta istri dapat bergabung dalam film ini karena kami sudah membuat scene untuk Bapak dan istri. Dengan adanya film ini kami berharap sineas Kota Medan dan anak-anak Kota Medan dapat go nasional. Karena nantinya film ini akan tayang di bioskop seluruh Indonesia,” harapnya.












