Medan, kedannews.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis berharap PKK harus mampu mengubah pola perencanaan program kerja dalam waktu lima tahun secara berkesinambungan. Selain itu PKK juga harus mampu menentukan target capaian kedepan.
Hal ini disampaikan Nawal Lubis menghadiri Sosialisasi Hasil Rakernas IX PKK mengangkat tema ‘Sinergitas dan Kemitraan Menjadi Kunci Mewujudkan Keluarga Berdaya dan Sejahtera Demi Sumut Bermartabat’, yang berlangsung di Hotel Grand Mercure, Medan, Senin (15/11). Kesempatan itu, Nawal Lubis juga melakukan luncurkan aplikasi Sumut Satu Data.

“Isu -isu dan ikon program nasional dalam bidang kesehatan, pendidikan, sosial, politik, ekonomi dan hukum menjadi sorotan utama yang harus disikapi, yang menuntut sinergitas dan efisiensi,” ucap Nawal Lubis.
Hadir di antaranya Wakil Ketua I TP PKK Sumut sekaligus Ketua Panitia Sosialisasi Hasil Rakernas IX PKK Sri Ayu Mihari, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumut Hendra Dermawan Siregar serta pengurus dan Ketua TP PKK Kabupaten/Kota.
Sebagai mitra pemerintah, menurut Nawal, PKK harus memanfaatkan teknologi informasi yang berbasis satu data, yakni dengan lahirnya aplikasi dan digitalisasi Sumut Satu Data. “SDM menjadi tuntutan untuk dapat dibenahi agar mampu menyikapi perubahan digitalisasi ini,” katanya, sembari mengingatkan pada peserta sosialisasi untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, meski saat ini pandemi Covid-19 telah menurun.






