Mewakili pihak Polsek Hamparan Perak Ipda N.E Nababan mengungkapkan terus memaksimalkan sinergitas bersama masyarakat untuk memberantas narkoba dan mendukung sosper yang digelar di wilayah hukumnya.
“Sekitaran ini cukup parah narkobanya, kami pihak kepolisian tanpa sinergitas dengan masyarakat takkan mampu untuk memberantas narkoba tersebut makanya kami sangat mendukung kegiatan sosper tentang narkoba tersebut,” papar N.E Nababan.

Sementera Narasumber, Khairul Basri Sitorus mengatakan permasalahan narkoba bukanlah permasalahan yang baru yang terjadi di masyarakat.
“Kita sudah sama-sama ketahui dan sudah suatu perbuatan umum, sering kita dengar atau sering kita lihat,” paparnya.
Ia menambahkan, ada beberapa faktor kenapa narkoba itu masih ada diwilayah Republik Indonesia, dikarenakan wilayah Republik Indonesia yang luas dan banyak penduduknya jadi sebagai pemanfaatan bandar narkoba.
“Jadi banyak pemain baru atau orang baru yang direkrut sebagai penggerak kaki tangan mereka sebagai pengedar narkoba tersebut, kalau dengan hukuman tidak mengurangi efek jera bahkan diinformasikan dibeberapa media, didalam tahanan pun mereka masih menggunakan narkoba, jadi itulah mengapa narkoba masih ada di Republik Indonesia,” ungkapnya.












