“TPP dokter spesialis di Kabanjahe sudah lama tidak ada perubahan, maka kami ingin berdiskusi dengan Bapak Ibu yang ada di Dairi, karena seperti yang kita ketahui bahwa profesi dokter spesialis tidak bisa disamakan dengan pegawai secara umum dan mulai terdapat kelangkaan dokter spesialis,” ucap Evanita.
Mendengar hal tersebut, Bupati Dairi Eddy Berutu yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Jhonny Hutasoit menyambut baik maksud kedatangan RSUD Kabanjahe.
“Kami sangat senang atas kehadiran Bapak/Ibu dari Kabupaten Karo. Mungkin terdapat beberapa hal yang sudah diterapkan di RSUD Sidikalang namun belum diterapkan di RSUD Kabanjahe atau pun sebaliknya, sehingga kita bisa saling mengadopsi hal-hal baik dari masing-masing instansi,” ucapnya.
Oleh karena itu, kata Jhonny, melalui pertemuan studi kaji diharapkan akan ada banyak hal yang dapat dijadikan pelajaran untuk mengelola pemerintahan dan memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat di kedua kabupaten.
Pada kesempatan yang sama, Direktur RSUD Sidikalang Pesalmen Saragih menyampaikan terima kasih atas kedatangan RSUD Kabanjahe.












