“Dulu pernah ada tapi sekitar 4 tahun lalu dilakukan pengorekan setelah itu tidak ada, kalau pun ada petugas P3SU hanya membersihkan rumput dan parit kecil saja,” ucap Syarial.
Syarial mengatakan seharusnya pada musim hujan dua kali seminggu dilakukan pengorekan agar tak banjir, sebab bila hujan turun khusus dari pertengahan Jalan Japaris dari Gang Kemuning hingga persimpangan empat Jalan Japaris dengan Jalan Laksanakan sudah seperti anak sungai.
“Jadi kita bermohon kepada Pak Walikota Medan agar menurun petugas PU maupun SDABMBK turun agar kami tak mengalami kebanjiran.
Sementara itu, Ketua DPRD Medan, Hasyim Sabtu (26/08/23), menyikapi adanya keluhan warga seharusnya disikapi oleh petugas P3SU dengan melakukan pengorekan parit bila ada kendala kan bisa berkordinasi dengan pihak UPT Dinas PU/SDABMBK Kota Medan.
“Kalau parit tersebut sudah dikorek maka petugas P3SU lah yang menjaga kebersihannya. Dan ini tidak hanya keluhan di Komatsu I saja akan tetapi di seluruh kawasan Medan mengeluhkan kinerja P3SU yang tak maksimal,” ujar Hasyim yang juga Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPRD Sumut.












