Ajakan keluar dilakukan karena kondisi di ruangan yang tidak nyaman untuk melakukan pembicaraan, konfirmasi, oleh sebab itu rekan wartawan tersebut (TA) kami ajak untuk keluar dari ballroom, yang disediakan layar zoom.
Setelah Tim Humas tersebut melakukan konfirmasi mendalam dan tanya jawab kepada wartawan di luar lokasi kegiatan, didapatkan informasi bahwa wartawan yang bersangkutan (TA) mengakui dirinya
sebagai wartawan yang menjadi bagian dari tim peliputan dari Kegiatan Bupati Batu Bara.
Maka setelah terkonfirmasi hal tersebut, TA kembali dipersilakan masuk ke venue oleh Gilang Sukma keruangan untuk mengikuti jalannya rangkaian acara.
“Selanjutnya kami selaku Pimpinan dari Tim Humas pada akhir acara juga telah bertemu langsung dengan yang bersangkutan. Dari hasil pertemuan dengan TA, kami merasa kemungkinan terjadi mis-komunikasi dan kesalahpahaman dalam proses konfirmasi antara Gilang dan TA, sehingga pada momen tersebut saya langsung menyampaikan permohonan maaf apabila dalam proses konfirmasi ada tutur kata dan perilaku yang dianggap tidak menyenangkan dari tim kami.
“Permohonan maaf tersebut juga telah diterima baik oleh TA sebelum beliau berpamitan kepada saya,” jelas Bambang Heru.






