Batu Bara, kedannews.com –
Nak belayar belayarlah ke biduk…
Belayar sampai ke pulau Rupat….
Kalau nak pakai, pakailah kami punya tengkuluk….
Semoga menjadi kenangan sampai akhir hayat…
Demikian diucapkan pengurus PD Mabmi Batu Bara Datuk Mustofa Akhyar mendasari penyematan tengkuluk khas wangsa Melayu Batu Bara di pendopo Datuk Matsyah di Desa Kuala Indah Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara, Kamis (8/4/2021) petang.

Lanjut Mustofa, dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung, tak akan hilang Melayu dibumi, sekali layar terkembang pantang surut kebelakang.
Beranjak dari kearifan lokal budaya Melayu dan apresiasi terhadap dukungan media terhadap budaya Melayu, Mabmi dan Komunitas Gebeng Melayu Batu Bara memberi apresiasi tulus kepada tiga wartawan perwakilan dari Warung Apresiasi Pers ( Wappress ), ungkap Mustofa dengan penuh ikhlas.
Kami sematkan tenkulok kepada Sholeh Pelka, Ebson Pasaribu, dan Eka Suhendra, yang mewakili rekan pers, selama ini telah berkontribusi untuk mengekspos segala kegiatan Melayu dan mempopulerkan seni tradisional Gebeng Melayu Batu Bara, tambah Mustofa.

“Kami sengaja mengundang awak media yang cukup membantu mensosialisasikan kearifan lokal kita. Sebagai bentuk terimakasih dan apresiasi kami sematkan tengkuluk kebesaran wangsa Melayu Batu Bara kepada Sholeh Pelka, Ebson Pasaribu dan Eka Suhendra”, ujar Mustofa.






