“Artinya Indonesia memang menjadi satu negara yang diperhitungkan khususnya dalam event otomotif. Sebelumnya World Rally Championship (WRC) juga pernah digelar di Danau Toba tahun 1996 dan 1997 dan kami sedang mendorong agar event ini kembali lagi di Danau Toba, apalagi saat ini Danau Toba jadi satu dari lima destinasi super prioritas di Indonesia yang ditetapkan oleh Bapak Presiden,” ujar Ijeck.
Pengalaman saat WRC, lanjut Ijeck, banyak pemain khususnya dari luar negeri yang berkomentar terkait kesulitan dalam urusan membawa kendaraan baik itu roda dua dan roda empat masuk ke Indonesia.
“Hal ini tentu jadi PR kita, dahulu mereka bahkan takut membawa kendaraannya masuk ke Indonesia gak bisa kembali lagi karena birokrasi yang mereka anggap sulit. Tapi saya yakin, apalagi Pak Jokowi juga tengah gencar promosi pariwisata, sehingga ke depan masalah ini bukan lagi jadi kendala,” ujar Ijeck.
Sementara itu, Pemprov Sumut juga terus mendorong perbaikan infrastruktur, peningkatan sarana dan prasarana khususnya di Kawasan Danau Toba sehingga event otomotif khususnya WRC yang telah dicita-citakan berlangsung di Tahun 2023 dapat berjalan lancar. “Semoga semakin banyak yang hadir di Danau Toba tentunya setelah pandemi ini nanti menurun dan berakhir. Saya harap teman-teman yang hari ini datang ke Danau Toba bisa kembali lagi,” ujar Ijeck.












