“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sendiri akan mendukung. Kita juga akan menunggu apa nanti yang diajukan UINSU untuk bantuannya dan secara aturan akan kita lihat seperti apa bantuan yang nanti bisa kita diberikan ke Klinik Ulul Albab,” jelasnya.
Begitu pun, tambah Ijeck, karena layanan di Klinik Ulul Albab ini disampaikan akan menerima masyarakat secara umum, diharapkan ke depan klinik bisa bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk memberikan pelayanan.

“Dengan hadirnya klinik ini tentunya sangat bagus, artinya kampus ini mulai melengkapi persyaratan-persyaratan untuk dunia pendidikan dan kesehatan. Ke depan kita harapkan Fakultas Kedokteran bisa hadir di UINSU ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Rektor UINSU Prof Dr Syahrin Harahap menyatakan, bahwa klinik ini sebenarnya merupakan cita-cita yang lama, namun baru saat ini bisa terwujud dan diresmikan Wagub Sumut Musa Rajekshah. Klinik Ulul Albab ini direncanakan sebagai klinik syariah dengan tagline ‘Allah Menyembuhkan’.
“Untuk itu kita berharap para dokter, perawat atau siapapun yang bertugas di klinik ini bisa menjalankan tugasnya secara saleh. Kita berharap Klinik Ulul Albab juga mengisi relung yang belum diisi oleh klinik-klinik lain, dengan demikian orang yang berobat bukan hanya sehat tapi juga selamat,” tuturnya.






