Syahrin menerangkan, sebagai klinik syariah, Klinik Ulul Albab ini berarti menggabungkan medis dengan Al Hadist. Tetapi dia mengaku tidak mau klinik ini disebut klinik tabib, karena pada hakekatnya tetap mengembangkan unsur medis.
Disampaikan juga, untuk biaya perobatan bagi mahasiswa, nantinya akan diberikan oleh Badan Layanan Umum (BLU) UINSU melalui kupon. Untuk itu, Rektor meminta, dalam pelayanannya agar menjadikan klinik ini serasa sebagai rumah sakit besar.
“Klinik ini tercipta karena kebaikan hati Bapak Musa Rajekshah. Kami doakan Bapak sehat dan memiliki karir baik, agar bisa terus memberikan kebaikan,” harapnya.

Acara persemian Klinik Ulul Albab tersebut juga ditandai dengan ini pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Wagub Sumut Musa Rajekshah dan Rektor UINSU Prof Dr Syahrin Harahap. Turut hadir para wakil rektor, dekan, civitas akademik UINSU, tokoh masyarakat dan lainnya.**(H19/DISKOMINFO SUMUT) (arh)






