Dalam rangkaian acara virtual, peserta menyimak sambutan Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution, arahan Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, serta pemaparan mengenai pengungkapan penyelundupan ketamine dalam jumlah besar di perairan Sumatera Utara.
Perhatian dalam kegiatan tersebut tertuju pada pengungkapan 1,16 ton ketamine dari kapal kargo MT. GLOBAL 168 berbendera Mongolia. Berdasarkan pemaparan Kapolri, pengungkapan dilakukan melalui operasi gabungan yang melibatkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara, Satgas NIC, Polres Tanjungbalai, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Lantamal I Belawan.
Kapolri menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut bermula dari kecurigaan petugas terhadap pergerakan kapal yang dianggap tidak wajar saat melintas di perairan Selat Malaka, wilayah Tanjungbalai Asahan. Pemeriksaan kemudian dilakukan hingga petugas menemukan muatan ketamine dengan berat total mencapai 1,16 ton.
“Barang bukti tersebut diamankan dari kapal kargo MT. GLOBAL 168 berbendera Mongolia yang melintas di perairan Selat Malaka, wilayah Tanjungbalai Asahan, pada Selasa, 14 Oktober 2026 dini hari. Pengungkapan bermula ketika petugas mencurigai pergerakan kapal yang dinilai tidak wajar. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan karung-karung berisi ketamine dengan total berat mencapai 1,16 ton”, kata Kapolri.






