“Kita hadir disini (TPA) untuk bisa bekerja sama antara Belanda dengan Indonesia, khususnya Kota Medan terkait pengolahan sampah di TPA Terjun. Sebelum peninjauan ini, kami kemarin juga sudah bertemu dengan Bapak Dubes di Balai Kota Medan. Banyak opsi-opsi yang ditawarkan untuk pengelolaan TPA,” kata Bobby Nasution.
Di Belanda, jelas Bobby Nasution, sudah ada perusahaan yang akan mensupport pengelolaan TPA sesuai dengan bidangnya masing-masing. Terkait itu, imbuhnya, Pemko Medan segera melakukan rapat teknis untuk pembuatan Feasibility Study (studi kelayakan).
“Harapan kami kerjasama ini bisa sampai pengerjaan di lapangan,” harapnya.
Usai peninjauan ini, Bobby Nasution mengatakan, Pemko Medan akan melakukan meeting berikutnya sekitar seminggu lagi. “Meeting kita lakukan langsung dengan para pelaku usaha dan investor langsung sesuai yang ditunjuk Pak Dubes. Sebab, di akhir tahun 2022, teman-teman dari Belanda sudah datang kemari dan melihat langsung TPA. Artinya, mereka sudah mendapatkan gambaran detailnya sedikit,” jelasnya.
Sedangkan tugas Pemko Medan, kata Bobby Nasution, membuat lebih detail lagi tentang TPA Terjun sehingga benar-benar kapabel untuk dilakukan kerja sama. “Kita harap kerja sama ini dapat segera terwujud sehingga mendukung penanganan sampah yang merupakan salah satu program prioritas Pemko Medan untuk dituntaskan,” ungkapnya.












