Data Akurat Jadi Fondasi Kebijakan Publik
Dalam sambutannya, Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi menegaskan pentingnya data sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan publik yang efektif. Menurutnya, data bukan sekadar angka, tetapi pijakan utama untuk merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan efisien.
“Pembangunan tanpa data ibarat berlayar tanpa kompas—arahnya tidak jelas, biayanya bisa membengkak, dan hasilnya tidak optimal. Data berkualitas adalah fondasi agar setiap rupiah pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelas Sonny.
Ia juga memaparkan bahwa perekonomian Pulau Sumatera menunjukkan perkembangan positif pada triwulan II tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi Sumatera mencapai 4,96%, meningkat dari 4,48% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Lebih lanjut, Sonny menyampaikan bahwa kontribusi Pulau Sumatera terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional mencapai 22%, dengan Provinsi Sumatera Utara menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
“Sebanyak 23,5% dari PDRB Pulau Sumatera dikontribusikan oleh Sumatera Utara. Ini menunjukkan Sumut memiliki peran penting dalam perekonomian nasional,” ujarnya.
Ia juga menyoroti potensi besar Sumatera yang memiliki lebih dari 60 juta penduduk atau sekitar 22% populasi Indonesia, dengan 68% di antaranya berada pada usia produktif.
“Sumatera sedang berada dalam periode bonus demografi. Ini modal besar yang harus dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” kata Sonny.












