Jakarta, kedannews.com – STA Resources atau PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA) membukukan penjualan bersih sebesar Rp 6,04 triliun pada 2022, tercatat PT Wilmar Nabati Indonesia menjadi pembeli terbesar.
Dari data yang diperoleh kedannews.com, konsumen minyak sawit STAA dengan pembelian lebih dari 10% terhadap total penjualan neto perseroan adalah PT Wilmar Nabati Indonesia Rp 1,06 triliun, PT Pelita Agung Agrindustri Rp 557,34 miliar, dan PT Musim Mas Rp 297,44 miliar.
Adapun laba tahun berjalan STA Resources yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 1,11 triliun pada 2022, pun naik tipis 3,7% dari Rp 1,07 triliun pada tahun sebelumnya.
Penjualan bersih STA Resources masih ditopang oleh minyak sawit senilai Rp 5 triliun pada 2022. Perolehan ini disusul penjualan minyak inti sawit, inti sawit, dan tandan buah segar (TBS) masing-masing Rp 597,91 miliar, Rp 244,37 miliar, dan Rp 102,49 miliar.
Sedangkan dilihat dari pasar secara geografis, emiten berkode saham STAA itu paling banyak menjual ke dalam negeri (lokal) dengan nilai Rp 5,71 triliun. Sisanya merupakan ekspor sebesar Rp 329,41 miliar sepanjang tahun lalu.












