“Ada juga lahan pertanian warga terendam banjir, yaitu lahan sawah (padi) seluas 60 Ha dan tanaman palawija seluas 2 Ha,” terang Syahmadi.
“Untuk Desa Sekoci terdapat 5 titik posko/ dapur umum dan 7 titik tempat pengungsian yang sudah disiapkan BPBD Langkat,” tambahnya.
2. Kelurahan Bukit Kubu ada 560 KK terdampak banjir dengan ketinggian air 100 cm.
3. Kelurahan Kampung Lama terdapat 368 KK terdampak banjir. Masih bertahan dirumah ada sekitar 357 KK dan selebihnya 11 KK mengungsi ke rumah kerabat dan keluarga.
“Sedangkan warga terdampak banjir lainnya berada di Desa Bukit Mas dan Kelurahan Pekan Besitang,” ungkap Syahmadi.
Sedangkan Kalakhar BPBD Langkat, Drs H Irwan Syahri memaparkan kronologis banjir.
Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan debit air sungai meningkat, sehingga air masuk ke pemukiman warga.
Sementara Kecamatan Tanjungpura, banjir disebabkan air mengalir perlahan ke saluran pembuangan, sehingga air masih menggenangi pemukiman warga. Debit air sungai Batang Serangan yang saat ini masih tinggi, juga salah satu penyebab banjir.












