Medan, kedannews.com – Sekretaris Fraksi PKS DPRD Sumut Ahmad Hadian meminta Pemerintah Pusat dan DPR RI sedang membahas RUU (Rancangan Undang Undang) tentang Sisdiknas (Sistem pendidikan nasional) harus berpihak terhadap nasib guru dan RUU tersebut jangan merugikan guru sebagai pendidik generasi masa depan bangsa.
“Kita ingin RUU Sisdiknas ditinjau lagi, karena ada beberapa hal yang harus diperbaiki sebelum disahkan. Jangan sampai UU yang mengatur tentang pendidikan nasional itu justru merugikan para guru sebagai pendidik generasi masa depan bangsa,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (9/9/2022) terkait adanya keraguan dan keresahan para guru terhadap RUU Sisdiknas tersebut.
Ahmad Hadian yang juga seorang pendidik memahami keraguan PGRI dan keresahan para guru terhadap keberpihakan RUU Sisdiknas tersebut terhadap nasib para guru, karena dalam RUU tersebut, ada beberapa hal terkait supremasi hukum yang pada perturan sebelumnya yakni UU Nomor 14 tahun 2005 dihapuskan, seperti mengatur tentang kesejahteraan guru. “Terkait hal itu, beberapa hal dalam RUU Sisdiknas harus diperbaiki, karena RUU Sisdiknas ini mereduksi beberapa hal terkait supremasi guru di antaranya Pasal 14 UU Nomor 14 tahun 2005 tentang kesejahteraan guru yang dihapus. Tidak ada lagi norma yang mengatur tentang kesejahteraan guru,” katanya.






