Ikhyar menilai pencopotan Brigjen TNI Tahan Sopian Parulian dari Kabinda justru memunculkan pertanyaan di publik.
“Muncul pertanyaan di publik, jika menang dokumen tersebut tidak benar, kenapa Brigjen TNI Tahan Sopian Parulian justru dicopot dari jabatan KABINDA Papua Barat, ada apa ini,” ungkap Ikhyar.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan membantah keterlibatan Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Papua Barat Brigjen TNI KSP Silaban terkait pakta integritas dukungan ke calon presiden-calon wakil presiden (capres-cawapres) Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Menurut Budi Gunawan, tidak mungkin pejabat intelijen melakukan penerbitan surat pakta integritas.
“Enggak ada. Enggak ada. Masa intel ngeluarin begitu (surat pakta integritas),” ujar Budi Gunawan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/11/2023).












