“Di pilpres kali ini kita tidak hanya bertarung melawan paslon lain, kita juga sedang melawan kezaliman yang masif,” ucap Arsjad.
“Lawan, lawan, lawan, lawan,” teriak ribuan relawan.
Ikhyar kemudian mengingatkan para elit politik pengalaman kampanye pilpres 2014 dan 2019 yang memunculkan polarisasi di masyarakat dari elit hingga akar rumput.
“Jangan lagilah terulang model kampanye pilpres 2014 dan 2019 yang saling menjatuhkan, menjelekkan dan membuat anak bangsa ini terpecah belah, sampe ada istilah cebong-Kampret hingga terjadi polarisasi di masyarakat dari elit hingga akar rumput, semua harus memahami bahwa NKRI di atas segalanya,” Himbau Ikhyar
Sebelumnya di tempat yang sama Megawati Soekarnoputri menyinggung soal Orba dan menyemangati relawan untuk memenangkan pasangan Ganjar-Mahfud.
“Mestinya Ibu nggak boleh ngomong gitu, tapi sudah jengkel. Tahu nggak, kenapa? Republik penuh dengan pengorbanan, tahu tidak?
Kenapa sekarang kalian yang baru berkuasa itu mau bertindak seperti zaman Orde Baru?” Kata Megawati, Senin (27/11/2023)
Menurut Ikhyar harusnya elit dan timses capres-cawapres bicara tentang keunggulan program kerja prioritas pasangan capres-cawapres untuk meraih simpati pemilih












