Medan, kedannews.com – Kader Senior PDIP Maruarar Sirait memutuskan mundur dari partai politik (parpol) yang puluhan tahun membesarkan namanya. Dalam pernyataan melalui akun Instagram Maruarar menyampaikan unggahannya.
“Hari ini, saya mohon maaf karena saya tidak bisa lagi ada di PDI Perjuangan karena saya punya keyakinan dan percaya dengan Pak Jokowi seperti mayoritas kebanyakan Rakyat Indonesia yang juga percaya pada Pak Jokowi yang adil dan bisa memanusiakan manusia dan bisa memajukan bangsa kita,” tulis Maruarar di akun Instagramnya, Senin (15/1).
Mantan Aktivis 98 Muhammad Ikhyar Velayati menilai mundurnya kader yang punya jejak rekam bersih seperti Maruarar Sirait dan Budiman Sudjatmiko karena berbeda visi dan misi dengan elit PDIP dalam membangun Indonesia ke depan
“Maruarar Sirait dan Budiman Sudjatmiko dikenal sebagai kader muda yang punya jejak rekam bersih, idealis dan Sukarnois sejati, pasti merasa tidak nyaman berada dalam lingkaran elit politik yang pragmatis dan feodal, tidak mungkin minyak bersatu dengan air,” ungkap Ikhyar di Medan, Selasa (16/1/2024).
Menurut Ikhyar migrasi kader dan suara akar rumput PDIP yang menyeberang serta mendukung pasangan capres lain justru sangat terjadi sangat massif.












