Medan, kedannews.com – Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto telah melakukan kunjungan kerja ke Kota Medan, Selasa (12/7/2022)
Kedatangan Mantan Panglima TNI tersebut untuk melihat beberapa objek tanah yang bersengketa di Sumatera Utara, khususnya konflik antara PT Perkebunan Nusantara II dengan masyarakat Desa Simalingkar dan Sei Mencirim serta konflik lahan di Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan.
“Saya tidak ingin hanya melihat data di atas meja, saya ingin dapat info di lapangan sehingga infonya jelas. Info yang jelas ini nanti dikoordinasikan dengan instansi lain terkait untuk menyelesaikan permasalahan. Yang jelas, data di kantor dan di lapangan beda, sehingga saya harus turun ke lapangan dan juga berbicara dengan masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan,” kata Hadi kepada wartawan di Kantor BPN Kota Medan, Jalan STM Medan.
Menyikapi hal tersebut Koordinator Forum Aktivis 98 Muhammad Ikhyar Velayati merasa senang dan kunker tersebut bukti bahwa Jokowi Pro rakyat, tapi Ikhyar menyatakàn keheranannya atas jadwal kunjungan Menteri ATR tersebut.
“Pak Menteri katanya mau mengunjungi langsung konflik antara petani dan PTPN agar dapat data yang jelas dan tidak sepihak, tapi kunjungan Menteri ATR tersebut hanya ke BPN dan terminal Amplas. Warga dan lahan konflik di Sei Menčirim dan Simalingkar justru tidak di kunjungi. Pàdahal sengketa lahan ini yang menjadi fokus dan atensi Presiden Jokowi, bukan program revitalisasi terminal amplas Pemko Medan”, ujar Ikhyar Di Medan, Kamis (14/07/2022)












