“Begitu juga sistem pemerintahan kerajaan yang bersumber dari Bustanussalatin, menjadi panduan bagi Kesultanan-Kesultanan Islam di seluruh Nusantara. Termasuk pakaian adat Melayu seperti peci, songkok atau kopiah, menjadi bagian dari pakaian nasional kita,” kata LaNyalla.
Peradaban Melayu Deli juga menghasilkan ikon-ikon budaya, terutama Istana Maimun dan Masjid Raya Al-Mansun. Kedua bangunan bersejarah ini adalah bukti kebesaran serta keberadaan peradaban Melayu Deli di Sumatera Utara.
Selain itu, lanjutnya, sistem integrasi masyarakat yang heterogen dan majemuk juga disumbangkan oleh peradaban Melayu Deli bagi sistem integrasi masyarakat secara nasional atau dunia Melayu yang lebih luas.
“Sungguh luar biasa sumbangsih peradaban Kesultanan Deli. Artinya, peradaban unggul Kesultanan yang berdiri sejak tahun 1632 ini, tercatat dalam sejarah dunia,” ujarnya.
Sumbangsih dan dukungan konkret Kerajaan Nusantara, sangat penting dalam proses lahirnya NKRI. Oleh karena itu, Lanyalla menyebut Kerajaan dan Kesultanan Nusantara adalah salah satu pemegang saham utama negeri ini.
Penulis ; Aris Harianto












