“Alhamdulillah, mudahan-mudahan sering digelar pasar murah seperti ini lumayan kali bagi kami memenuhi kebutuhan hidup terutama untuk menyambut bulan puasa,” jelasnya.
Syahniar juga menjelaskan harga-harga kebutuhan pokok di pasar murah lumayan murah dari harga pasar. Kalau di pasar harga telur Rp 1.500 per butir di pasar murah Rp 1.300 per butirnya. Selain itu beras disini cuman Rp 10.000 ribu per kilogram. Dengan harga yang relatif murah ini tentunya pasar murah ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Harga di pasar murah lumayan murah dari harga pajak. Telur Rp 1.500, disini Rp 1.300, blue band di kedai Rp 12 ribu disini cuman Rp 11 ribu lebih saja. Karena ini digelar selama sebulan saya akan terus berbelanja di pasar murah,” Sebut Syahniar sembari mengungkapkan informasi pasar murah diperolehnya dari pengumuman di Masjid.
Sebelumnya Wali Kota Medan mengungkapkan bahwa tujuan dilaksanakannya pasar murah ini untuk mengendalikan inflasi sekaligus mendorong terciptanya stabilitas harga. Sebab, 84 persen lebih inflasi Kota Medan mempengaruhi inflasi Sumut. Oleh karena itu, dirinya meminta agar terus memperhatikan kenaikan harga bahan pokok serta mengejar kerja sama dengan daerah penghasil komoditi.












