Subhan menambahkan syarat menjadi nasabah bank sampah digital ini cukup memiliki E- KTP dan diutamakan domisili di Kecamatan Medan Belawan. Calon nasabah dapat mendownload Aplikasi Abank Sambel dan langsung mendaftar. Bagi calon nasabah yang tidak begitu memahami aplikasi di Android, maka nasabah dapat datang langsung ke bank sampah digital yang berada di samping Kantor Camat nanti ada petugas yang akan mendaftarkan secara online.
“Setelah Calon Nasabah mendaftar nanti admin kita akan menyetujui dan secara otomatis akan menjadi nasabah bank sampah digital yang ditandai dengan keluarnya nomor induk nasabah,” ujar Camat Medan Belawan didampingi Sekretaris Camat Roby.
Menurut Subhan tujuan berdirinya Bank sampah digital ini adalah untuk mengurangi jumlah sampah di wilayah. Artinya sampah yang dapat dimanfaatkan untuk dijadikan uang dapat dibawa ke bank sampah digital. Dengan begitu dapat mengurangi jumlah sampah yang akan dibuang ke tempat Pembuangan Sementara (TPS) maupun ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Keberadaan Bank sampah digital ini juga untuk menimbulkan rasa kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan terutama sampah plastik yang diketahui memerlukan waktu yang lama untuk terurai. Jadi kebiasaan masyarakat yang membuang sampah ke laut bisa berkurang dan mereka bisa memilah sampah minimal sampah dari rumah tangganya kemudian dibawa ke bank sampah. Tentunya Program ini juga untuk sebagai bentuk dalam penanganan kebersihan sesuai dengan program prioritas bapak Wali Kota Medan,” paparnya.












