Diungkapkannya, hari ini Kementerian PUPR tengah menyelenggarakan Hari Puncak Habitat di Jakarta sekaligus peluncuran grand design penanganan Belawan secara komprehensif. Firman menjelaskan, permasalahan banjir yang terjadi di Medan Belawan karena air pasang masuk melalui Sungai Belawan dan Sungai Deli.
βApabila pasang terjadi, banjir terjadi dua kali dalam sehari. Waktunya bisa pagi dan malam hari. Untuk mengatasinya dilakukan pembangunan tanggul. Di tahun 2022 ini, pembangunan khusus kita lakukan di Zona A, progress fisiknya sudah mencapai 25%. Kita menggunakan sistem folder dengan melakukan penguncian sehingga air tidak dapat masuk. Kami berusaha cepat melaksanakan pembangunan, Desember kami harapkan selesai,β terang Firman.
Setelah tanggul rob di Zona A selesai, kata Firman, dilanjutkan dengan pembangunan tanggul di Zona B, C dan D serta pembangunan rumah pompa. Yang menjadi kendala, ungkapnya, masalah jaringan utilitas baik kabel maupun pipa serta persoalan lahan. Oleh karenanya Firman berharap pihak terkait dengan jaringan utilitas dalam secepatnya melakukan penanganan sehingga pembangunan tanggul rob berjalan dengan lancar dan dapat selesai tepat waktu. Begitu juga dengan PT Pelindo sebagai pemilik lahan yang terkena pembangunan tanggul rob diharapkan segera menyelesaikan.












