“Ini bukan kesalahan dari gereja dan pengurus apalagi para pastur. Tapi, memang ingin semuanya dipersiapkan dulu secara matang untuk meminimalisir kekurangan yang ada. Sebab, kami ingin mendekati sempurna, makanya setelah satu tahun kurang lebih program ini, baru hari ini kami launching, ” ungkapnya
Menantu Presiden RI Joko Widodo itu selanjutnya berharap, agar Rumah Ibadah Mandiri ini dapat membentuk karakter anak muda jemaat gereja agar lebih produktif dan semakin positif. “Keinginan kita bagaimana rumah ibadah yang hari ini ada di Kota Medan benar-benar bisa menjadikan tempat kita da. anak-anak kita membentuk karakter mereka, ” harapnya.
Terkait tema seminar yang diusung, suami Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu itu mengatakan, jika anak muda saat ini harus bisa paham dan melek politik. Apalagi, sambung Bobby, banyak jalur yang bisa menghantarkan seseorang untuk masuk dan terjun ke dunia politik dengan berbagai karakter.
“Banyak orang dulu mungkin opsinya masuk politik itu dari berkarir di politik atau mungkin benar-benar dari jalur politik maupun teknokrat atau pun benar-benar dari dunia birokrasi. Tapi, sekarang bahkan dari dunia usaha pun banyak yang masuk ke dunia politik. Banyak para pengusaha yang mencoba masuk ke dunia politik dan beberapa yang masuk ke dunia politik dari dunia usaha ini juga banyak yang sukses, ” terangnya












