Selain itu, Wakil Wali Kota H Aulia Rachman, Sekda Wiriya Alrahman, unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah serta Ketua Dekranasda Provinsi, Kabupaten/Kota se-Indonesia juga hadir dalam acara tersebut.
Selanjutnya, Bobby Nasution menuturkan, Kota Medan dihiasi ragam suku, etnis dan budaya serta agama. Hal tersebut, ungkapnya , tidak terlepas dari hubungan erat dengan Kesultanan Deli di masa lampau. Itulah mengapa Kota Medan tidak bisa dilepaskan dari unsur Melayu.
“Kemarin, sempat timbul beberapa pertanyaan ke kami (Pemko Medan), kenapa seolah simbol-simbol Melayu dianggap seperti dihilangkan lewat pembongkaran gapura selamat datang. Secara jelas, kami katakan bahwa tidak ada sama sekali niatan untuk menghilangkan unsur Melayu. Justru, kita ganti dan perbaiki agak lebih indah dan baik, ” terangnya.
Terakhir, di hadapan seribuan masyarakat yang hadir, Bobby Nasution juga minta untuk sama-sama merawat dan melestarikan Istana Maimun.
“Serta menjaga nilai -nilai ilmu serta pelajaran yang ditinggalkan Sultan Deli, ” harapnya seraya mengaku senang karena ini kali pertama event Gemes dihadiri oleh Ibu Negara.












