“Kami (Pemko Medan) selalu memegang prinsip itu. Jadi, apapun agamanya, kalau mau beribadah merasa tidak tenang dan aman dalam beribadah itu akan berdampak pada pembangunan daerah. Terlebih, kita punya cita-cita bersama untuk membangun dan membawa daerah kita jadi lebih maju salah satunya lewat ketenangan, kedamaian dan kekondusifan, ” ungkapnya.
Di kesempatan itu, Bobby Nasution juga tak lupa minta dukungan seluruh jemaat GKDI dalam mewujudkan visi misi Kota Medan yang telah ditetapkan. Di antaranya, ungkapnya, membawa Kota Medan untuk berkurang dan keluar dari ancaman banjir melalui pembangunan kolam retensi.
“Ini jadi cita -cita kita bersama. Kami memahami jika dalam pembangunan suatu daerah dibutuhkan tahapan-tahapan dan tentu dibutuhkan dukungan, ” terangnya seraya berharap dan mengajak para tokoh agama, pendeta dan seluruh jemaat untuk menggerakkan lebih fungsi rumah ibadah, termasuk gereja dalam upaya bersama mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan anak muda.
Suasana pun kian atraktif saat Bobby Nasution memberikan hadiah bagi jemaat yang mampu menjawab pertanyaan yang diajukannya. Saat hendak meninggalkan lokasi, sapaan demi sapaan pun disahuti oleh Bobby Nasution termasuk memenuhi permintaan swafoto bersama dari para jemaat.












