Menurut Bobby Nasution para pelaku usaha maupun wajib pajak tentunya menginginkan pemerintahan yang bersih dan transparan. Sebab akan menjadi kelancaran dan kepastian dalam berbisnis atau berinvestasi di suatu daerah. Oleh karena itu Bobby Nasution mengungkapkan program ini salah satu cara Pemko Medan dalam transparansi dengan mendigitalisasikan dan memonitoring pembayaran pajak daerah.
“Apalagi saat ini indikator investasi di kota Medan kurang baik. Oleh karena itu transparansi akan membantu dan menjadi nilai point agar investasi di Medan dapat membaik kedepannya. Selain itu Pemko Medan akan memperlakukan sama kepada semua pelaku usaha maupun wajib pajak,” Jelas Bobby Nasution.
Bobby Nasution menambahkan, Program ini juga untuk meminimalisir perhitungan yang berbeda. Oleh karena program ini sangat membantu tidak hanya Pelaku usaha sebagai Wajib Pajak tetapi Pemerintah dalam mengelola Pendapatan Asli Daerah.
Hadir dalam soft Launching, Dirut Bank Sumut Rahmat Fadhilah, Pimpinan Bank BNI, Dirut PD Pasar Suwarno, Plt Kepala BPPRD Benny Sinomba Siregar, Kasdim 0201/Medan dan para Wajib pajak. Dalam pertemuan ini juga Bobby Nasution juga menyerahkan secara simbolis Bantuan KUR dan BNI Peduli. Selain itu Bobby Nasution juga menyaksikan penandatanganan kerjasama antara PD Pasar dan BNI.












