Guna menjawab dan menentukan permasalahan yang dikeluhkan nelayan, Bobby Nasution mengatakan, Pemko Medan tidak bisa bekerja sendiri, tapi melibatkan Pemprov Sumut dan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). “Insya Allah, pembenahan Kampung Bagan Deli kita mulai tahun ini,” ungkapnya seraya menambahkan akan berkantor di kawasan Medan bagian Utara sehingga upaya untuk meningkatkan taraf hidup nelayan terwujud sesuai yang diharapkan.
Perhatian Bobby Nasution kepada para nelayan mendapat perhatian dari Dekan Fakultas Hukum Universitas Medan Area Dr M Citra Ramadhan SH MH. Dikatakan Citra, wilayah Kampung Bagan Deli yang rentan terkena dampak yakni kawasan pesisir dan perkotaan di dekat pantai, sehingga banjir pasang air laut merupakan tantangan yang nyata saat ini. Semua masalah yang ada, ungkapnya, telah diidentifikasi Wali Kota, bahkan dengan langsung turun mendengar keluhan-keluhan dari para nelayan yang sering terdampak banjir tersebut.
“Tentu upaya nyata dari Pak Bobby Nasution harus kita dukung sebagai upaya menjawab tantangan atas adanya banjir pasang air laut yang terus datang secara periodik atas adanya banjir pasang air laut yang terus menerus datang secara periodik,” kata Citra.












