Bang Wiwik mengatakan, sinergi dengan TJSLP benar-benar memberi sokongan berarti mengingat Pemkab Sergai tidak memiliki kewenangan pada area sungai.
“Eskavator ini masih baru dan kita beli dengan dana P-APDB. Mudah-mudahan masyarakat, terutama di sekitar aliran sungai, dapat segera merasakan manfaatnya,” harap Bupati.
Ketua Tim Teknis Forum TJSLP Sergai, Darwis, menginformasikan kalau pihaknya telah menuntaskan tahapan pertama normalisasi sungai sepanjang 7 km dan saat ini sedang memasuki tahap kedua dengan target kerja 8 km sampai Desember tahun ini.
Ia mengklaim, normalisasi yang dilakukan telah menunjukkan hasil yang cukup signifikan dalam mengendalikan banjir.
“Misalnya saja di Desa Mangga Dua. Biasanya tak perlu waktu lama, kalau hujan langsung banjir. Sekarang sudah lebih terkendali. Bantuan eskavator ini jelas akan sangat membantu. Kalau sebelumnya alat berat kita sewa, sekarang dengan adanya eskavator ini, maka biaya operasional bisa lebih ditekan,” katanya.
Penulis: Aris
Editor: Cut Riri












