Menurut salah seorang petani, Suhardi, menuturkan bahwa pupuk subsidi langka dan hanya bisa dirasakan oleh kelompok tertentu. Ia berharap pemerintah bisa menindaklanjuti kelangkaan pupuk subsidi ini agar tidak berkelanjutan, katanya sembari menambahkan bahwa akibat dari permasalahan ini hasil panennya menjadi anjlok.
Sedangkan Kepala Desa Sei Buluh mengungkapkan, jamuan sawah menjadi salah satu bentuk tradisi masyarakat ketika hasil panen anjlok.
“Begitu hasil panen tak sesuai harapan para petani, orang-orang tua kami menyarankan untuk melakukan jamuan. Berdoa agar di musim tanam bulan September ini hasilnya bisa lebih baik,” tutupnya.
Hadir dalam acara, Asisten Ekbangsos Drs Nasrul Azis Siregar, Kadis Kesehatan Selamet Hartono, Camat Teluk Mengkudu Dra Sri Rahayu, Kabag Protokol Kompim Riski Abdullah, S.STP, M.Si.
Penulis: Aris
Editor: Cut Riri












