“Terkhusus kepada Kementerian Pertanian lewat Wamen, di Sergai sudah cukup banyak bantuan yang diterima oleh kelompok tani kami. Di antaranya benih, pupuk, pestisida, perbaikan irigasi, pelatihan petani, alat dan mesin pertanian serta sarana prasarana lainnya. Bantuan yang telah diberikan telah dimanfaatkan dan sangat membantu bagi kami. Namun demikian, mengingat sektor pertanian ini harus terus ditingkatkan demi menopang swa sembada pangan, maka kami sangat mengharapkan agar perhatian dan bantuan ke depannya akan dapat lebih ditingkatkan lagi,” harap Bang Wiwik.
Sementara itu Wamen Pertanian di kesempatan ini menyampaikan jika tujuan utama kedatangannya adalah untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menjalin dialog dalam meningkatkan kualitas pertanian nasional.
Harvick menyebut, salah satu aspek yang acap ia dengar adalah situasi distribusi pupuk yang masih belum baik. Menurutnya, 30% keluhan petani yang ia terima berkisar soal sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi.
“Permasalahan ini akan kami segera tindaklanjuti. Salah satunya dengan meninjau Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Regulasi bisa kita perbaiki jika ada masukan dan permintaan dari masyarakat,” ucap Wamen Pertanian.












