Medan, kedannews.com – Dalam mengatasi kemacetan, Pemko Medan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan memasang pembatas jalan di Jalan Gajah Mada dan Jalan Adam Malik.
Namun nyatanya, kebijakan tersebut justru tidak berjalan baik. Barrier atau pembatas jalan menjadi penyebab kecelakaan.
Terhitung sejak awal pemasangan, sudah 4 kecelakaan yang terjadi di Jalan Gajah Mada akibat pembatas jalan. Sementara di Jalan Adam Malik, Rabu (23/8/23) pagi, sebuah angkot menabrak pembatas jalan disana.
Terkait hal tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Medan Edwin Sugesti Nasution mengatakan, agar Pemko Medan melakukan sosialisasi terkait pemasangan pembatas jalan di dua lokasi tersebut.
“Kita tahu pemasangan pembatas jalan itu kan masih baru, sehingga tidak semua masyarakat bisa mengetahuinya. Oleh sebab itu harus terus disosialisasikan agar tidak terjadi kecelakaan disana,” ucapnya kepada wartawan, Rabu (23/8/23).
Selain sosialisasi, kata Edwin, pemasangan rambu di dekat pembatas jalan juga harus dilakukan. Kalau bisa ditambah penerangan, sehingga masyarakat bisa melihat ada pembatas jalan disana.












