Medan, kedannews.com – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Sumut mencermati, target capaian RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Sumut 2019-2023 setelah perubahan dibanding sebelumnya, terlalu rendah dan tidak mencerminkan optimisme.
“Padahal, optimisme sangay diperlukan guna memunculkan semangat bekerja keras, nantinya bisa memaksimalkan kinerja pemerintah,” ujar juru bicara FPKS DPRD Sumut H. Hanafi Lc menyampaikan pandangan umum fraksi tentang ranperda perubahan Pwrda No 5 tahun 2019 tentang RPJMD Provsu 2019-2023, pada rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Senin (15/11/2021) di gedung wakil rakyat tersebut.
Dia menyebutkan, secara umum FPKS memahami adanya penyesuaian terhadap target capaian tersebut, tapi beberapa diantaranya terlalu rendah. Diantaranya dibidang pendidikan, target tata-rata lama sekolah ditahun 2023 turun dari 10,5 tahun menjadi 9,97 tahun. Target ini bahkan lebih rendah dari target tahun 2020 yaitu 9,97.
Demikian halnya harapan lama sekolah turun dari target sebelum perubahan q4,42 tahun di 2023 menjadi 13,46 tahun. “Menurut kami target capaian ini terlalu rendah,” ujarnya minta penjelasan Gubsu terkait hal itu.






