“Terima kasih karena Pak Menteri mengizinkan. Seperti di Kota Medan, ada lima sungai yang membelah. Itu kondisinya sangat mengkhawatirkan limbahnya. Maka kami berharap semoga ini bisa dipercepat (peningkatan kapasitas). Saya akan fasilitasi apa yang bisa kami siapkan,” ujar Edy.
Sementara itu, Menteri BUMN Erick Tohir menyampaikan bahwa beberapa hal yang menjadi fokus perhatian dalam pengembangan kawasan industri di Indonesia. Pertama adalah bagaimana pengolahan limbah bisa dimaksimalkan untuk mendukung program penghijauan. Kedua, bagaimana menciptakan energi terbarukan dari proses mengelola limbah.

“Kita sudah mulai, di KIM ini kerja sama BUMN dan Pemerintah Daerah. Dan yang terakhir, adalah bagaimana pengolahan air bersih. Dengan begitu, kita bisa meningkatkan kompetisi, terutama untuk produksi dalam negeri,” sebut Erick.
Dirinya pun berharap, pada kegiatan yang bertema ‘Let’s Invest in Medan’ tersebut, Sumut menjadi prioritas bagi semua pihak yang ingin menanamkan modalnya di provinsi ini. Sehingga pemerintah tidak lagi memfokuskan pembangunan hanya di Pulau Jawa, tetapi juga di luar Jawa.












