Bupati yang punya panggilan akrab Bang Wiwik ini mengatakan, pandemi Covid-19 yang telah berlangsung sejak maret 2020 telah menghantam seluruh sektor yang ekonomi, termasuk pariwisata.
βBegitu juga dengan peresmian Kuala Bali Farm ini, yang rencananya akan diresmikan pada tahun 2020, namun harus mengalami penundaan lebih dari dua tahun, sehingga baru terlaksana pada hari ini. Akan tetapi dapat kita ambil hikmahnya, berkat kesabaran dan kerja keras pihak pengelola, hari ini kita dapat saksikan dan nikmati bersama-sama keindahan tempat ini. Sungguh luar biasa. Sekali lagi, tentunya kehadiran agrowisata seperti ini sangat kami sambut, mengingat masih perlunya dukungan, saran dan masukan demi semakin berkembangnya agrowisata lainnya di Sergai,β ujar Bang Wiwik.
Masih lanjut Bupati era globalisasi ini mengharuskan seluruh pihak untuk mampu menghadapi persaingan di segala bidang, tak terkecuali dalam bidang pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif yang bersifat pelayanan. Peranan sumber daya manusia (SDM), yakinnya, sangat strategis untuk menciptakan kepuasan bagi wisatawan. Untuk itu, dia berpendapat kalau dibutuhkan strategi melalui persiapan dan pembinaan yang matang dengan meningkatkan kemampuan SDM pelaku pengelola objek wisata dan khususnya pengelola agrowisata di Kabupaten Sergai.












